Update Iklan Terbaru

KONSEP METODE PENELITIAN UPDATE TERBARU

Posted By e on Sunday, 13 November 2016 | 21:29

KONSEP METODE PENELITIAN



DEFINISI
Penelitian adalah :
-          yaitu suatu proses penyelidikan secra sistematis yang ditujukan pada penyediaan informasi untuk menyelesaikan masalah – masalah.
-          Usaha yang secara sadar diarahkan untuk mengetahui atau mempelajari fakta – fakta baru dan juga sebagai penyaluran hasrat ingin tahu manusia.

Metode Penelitian adalah : cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunan tertentu. Cara ilmiah = didasarkan pada cirri – cirri keilmuan yaitu rasional, empiris, dan sistematis.

1.      Rasional : penelitian dilakukan dengan cara – cara yang masuk akal sehingga terjangkau oleh penalaran manusia.
2.      Empiris : cara yang digunakan dapat diamati dengan indera manusia
3.      Sistematis : proses penelitian menggunakan langkah – langkah tertentu yang bersifat logis

JENIS – JENIS PENELITIAN
Jenis penelitian dikelompokan berdasarkan tujuan :

1.      Penelitian Menurut Tujuan
a.       Penelitian terapan
Peneltian yang diarahkan untuk mendapatka informasi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah.
b.        Penelitian Murni/Dasar
Adalah penelitian yang dilakukan diarahkan sekedar untuk memahami masalah dalam organisasi secara mendalam (tanpa ingin menerapkan hasilnya. Penelitian dasar bertujuan untuk mengembangkan teori dan tidak memperhatikan kegunaan yang langsung bersifat praktis. Jadi penelitian murni/dasar berkenan dengan penemuan dan pengembangan ilmu.

2.         Penelitian Menurut Metode
a.       Penelitian Survey
Peneltian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari pupulasi tersebut sehingga ditemukan kejadian – kejadian relative, distribusi dan hubungan – hubungan antar variable sosilogis maupun spikologis
b.      Penelitian Ex Post Facto
Yaitu peneltian yang dilakukan untuk menelitia peristiwa yang telah terjadi yang kemudian menurut ke belakang untuk mengetahui factor – factor yang dapt menimbulkan kejadian tersebut.
c.        Penelitian Eksperimen
Yaitu suatu peneltiian yng b erusaha mencari pengaruh varabel tertentu terhadap variable yang lain dalam kondisi yang terkontrol secara ketat variable independenya dimanipulasi oleh peneliti.
d.      Penelitian naturalistic
Metode peneltian ini sering disebut dengan metode kualitatif yaitu metode peneliitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alami (sebagailawanya) dimana penlti adalah sebagai insturmen kunci, contoh : sesaji terhadap keberhasilan bisnis.
e.       Policy research
Yaitu suatu proses penelitian yang dilkukan pada, atau analisis terhadap masalah – masalah social yang mendasar, sehingga temunya dapat direkomendasikan keapda pembuat keputusan untuk bertindak secara priktis daalam menyelesaikan masalah.
f.       Action research
Merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan metode kerja yang paling efisien, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan produktifitas lembaga dapat meningkat, tujuan utama penelitian ini adalah mengubah : 1) situasi,
2) perilaku 3) organisasi termasuk struktur mekanisme kerja. Iklim kerja, dan pranata.
g.      Penelitian Evaluasi
Merupakan bagian dari proses pembuatan keputusan, yaitu untuk membandingkan suatu kejadian, kegaitan dan produk dengan standard dan program yang telah ditetapkan.
h.      Peneltian sejarah
Yaitu yang logis terhadap kejadian yang berlangsung dimasa lalu.
Sumber data dari Primer yitu orang yang telah langsung dalam kejadian itu,
Sumber dokumentasi yang berkenaan dengan kejadian itu,
Tujuan penelitian Sejarah adalah untuk merekonstruki kejadian masa lampau secara sistematis dan obyektif, melalui pengumpulan, evaluasi, verifikasi, dan sintesa data diperoleh, sehingga ditetapkan fakta untuk membuat suatu kesimpulan.

3.      Penelitian menurut Tingkat Eksplanasi
Tingkat eksplansi adalah tingkat penjelasan, jadi penelitan menurut tingkat eksplansi adalah penelitan yang bermaksud menjelaskan kedudukan  – variable yang diteliti serta hubungan antara satu variable dengan variable yang lain.
a.       Penelitian eskriptif
Adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan atau penghubungan dengan variable lain.
b.      Penelitian komparatif
Adalah suatu penelitian yang bersifat membandingkan. Variabelnya masih sama dengan peneltian varibel maniri tetapi untuk sample yang lebih dari satu atau dalam waktu yang berbeda.
c.       Penelitan asosiatif/hubungan
Merupakan peneltian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variable atau lebih. Dengan peneltian ini maka akan dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan meramalkan dan mengotrol suatu gejala

4.      Penelitian menurut Jenis data da Analisis
Jenis data dan analisisnya dalam penelitian dapat dikelompokkan menjadi dua hal utama yaitu data kualitatif dan kuantitatif.
Data kualitatif adalah data yang berbentuk kata, kalimat, skema dan gambar.
Data kuantitatif adalah data berbentuk angka atau data kualitatif yang dingkakan (scoring).

Jenis – Jenis Penelitian
Tujuan
Metode
Tingkat eksplansi
Analisis dan jenis data
a.       Murni
b.      Terapan
a.       Survey
b.      Ex. Post facto
c.       Eksperimen
d.      Naturalistik
e.       Policy research
f.       Action esearch
g.      Evaluasi
h.      Sejarah
a.       Deskriptif
b.      Komparatif
c.       Asosiatif
a.       Kuantitatif
b.      Kualitataif
c.       gabuangan

Contoh Kuantitatif:
Massa Ani 55kg

Kecepatan mobil Ferrari 200km/h
Gravitasi di bumi 9,8 N
Buah lemon ada 3 biji
Tinggi tumbuhan anggrek 50cm

Contoh kualitatif:
Bunga A lebih harum dari bunga B
Jeruk A lebih bulat dari jeruk B
Air di sumur A lebih jernih dari air di sumur B
Tumbuhan A lebih cepat tumbuh dari tumbuhan B
Ani lebih kurus dibandingkan Anto

Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian yang tujuannya untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai setting sosial atau dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial, dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti antara fenomena yang diuji.[1] 

Pengertian komparatif adalah suatu hal yang bersifat dapat diperbandingkan dengan suatu hal lainnya. Hal ini sesuai dengan teori komparatif yang dikemukakan oleh David Ricardo yang menyatakan bahwa perdagangan internal dapat terjadi hanya bila ada perbedaan keunggulan komparatif antar negara.
Pengertian Asosiatif. Asosiatif adalah proses sosial yang mengarah pada bentuk kerja sama dan menciptakan kesatuan.

Contoh deskriptif
Kali kecil di depan rumah temanku terlihat sangat kotor. Warna airnya hitam pekat dan berminyak. Di pinggir kali, tampak pula tumpukan sampah yang umumnya berupa kantong plastik dan botol plastik bekas. Kotoran-kotoran itu terlihat menghambat laju air mengalir dan membuat air tergenang. Dari genangan air itu, tercium bau busuk yang menyengat hidung. 

Penelitian murni adalah salah satu jenis penelitian sosial yang memiliki orientasi pada bidang akademis. Jenis penelitian ini tidak bertujuan untuk memberikan solusi atas suatu masalah atau fenomena sosial tertentu.

Penelitian terapan adalah salah satu jenis penelitian yang bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan tertentu secara praktis.[1] Penelitian ini tidak berfokus pada pengembangan sebuah ide, teori, atau gagasan, tetapi lebih berfokus kepada penerapan penelitian tersebut dalam kehidupan sehari-hari.[2] Ciri utama dari penelitian ini adalah tingkat abstraksi yang rendah, dan manfaat atau dampaknya dapat dirasakan secara langsung.[

KRITERIA PENELITIAN
Ciri – cirri karya tulis ilmiah yang baik adalah :
1.    bersifat kritis dan analitis
2.    memuat konsep dan analitis
3.    memuat konsep dan eori
4.    menggunakan istilah dengan tepat dan definisi yang uniform
5.    rasional
6.    obyektif
peneltian yang baik disamping memiliki cirri diatas juga memiliki cirri :
1.    tujuan dan masalah peneltian harus digambarakan secara jelas sehingga tidak menimbulkan keraguan kepada pembaca
2.    teknik dan prosedur dalam peneltian itu harus dijelaskan secara rinci
3.    obyektifitas peneltian harus tetap dijaga dengan menunjukan bukti mengenai sample
4.    kekurangan – kekurangan selama  pelaksanaan peneltian harus diinformasikan secara jujur menjelaskan dampak dari kekurangan tersebut.
5.    Validasi dan kehandalan data harus diperika dengancermat
6.    Kesimpulan yang diambil harus didasarkan pada hal yang terkait dengan data peneltian
7.    Obyek atau fenomena yang diamati harus betul – betul
8.    Coherency paling kati mengkait antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya.

PENELITIAN TERHADAP DUA VARIABEL

Penelitian Dua Variabel adalah jenis peneltian yang menganalisis hubungan dua varibel. Apakah kdunya memiliki hungan yang postiif, negative dan no.
Hubungan Korelasi adalah  positif artinya hubungan yang searah atau dengan kata lain jika variable satu mengalami kecenderungan naik maka varibal lainya juga cenderung naik, atau sebaliknya
Hubungan Korelasi negative adalah Variabel memiliki hubnungan berbanding terbali atau dengan kata lain jika variable satu mengalami kecenderungan naik maka variable lainya justru mngalami turun. Dan sebaliknya.
Korelasi NOL adalah bahwa kedua variable tidak memiliki hubungan sama sekali, jadi jika variable satu naik maka variable lain bias naik atau turun, untuk berarti bahwa masing variable tidak saling mempengaruhi.

METODE ANALISIS
1.    Analisis regresi : analisa untuk mengetahui ada tidaknya hubungan fungsional antara dua variable tersebut.
2.    Analisa korelasi : untuk mengetahui kut tidaknya hubungan natara dua varibel tersebut
3.    Koefisien daterminasi : digunakan untuk menganalisis seberapa persen pengaru varibel x dan y
4.    Uji hipotesis : untuk pembuktian kebenaran hipotesis, dilakukan dengan membandingkan t hitung dan t table.

Blog, Updated at: 21:29

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.